Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

SEPTEMBER

Ada yang tengah berduka dalam tawanya. Mencerna dengan pasti gejolak yang kian lama mulai tak membara. Menyusun kata dengan pasti agar tak mampu terdengar, Berganti topeng dengan kilat agar tak terlihat. Ada yang hilang dalam asa dan rasa. Menghitung tiap tanya yang mengudara. Pelita yang tertukar malam, mari ukur rasa yang menyisa. Malam rabu yang kelabu

AGUSTUS KU

Menyebalkan jika nyatanya rindu ini di tahan sendirian. Berharap objek menyambut umpan, malah cacian kawan yang dipinang. Mereka tak pernah tau bagaimana rindu menggebu dengan tujuan yang hampir hilang. Dan, mereka takan pernah ta u bagaimana indahnya r ekaman kenangan yang buat ku tak pernah bisa semudah itu pergi dari pijakan . Berbicara tentang manusia yang kusebut Kamu , adalah hal yang paling abstrak . Tak bisa digambarkan dengan kata-kata , namun makna nya terasa . Bagaimana mungkin ku lupa , saat perpisahan adalah jalan terpayah saat tak nyaman versimu harus kuterima bulat-bulat. Kamu pergi dengan ke apatisan yang membuat langit menghitam. Menjadi teman kembali , Adalah kepura-puraan atas kemustahilan. Dan ini tentang ku yang di cambuk rindu untukmu yang pernah bertamu. Tak apa, setidaknya kau sempat singgah. Walaupun aku yang membuka pintu lebar-lebar.

Sedikit perayaan

Ini tentang kita di usia muda. Selagi mampu menjaga, selagi bisa menata. Tahun dimana pertengkaran sudak tak bisa dihitung dengan jemari. Dan, Tahun dimana kita mengerti, jika kita lelah bila harus kembali membuka hati untuk para pencari. 2 Tahun selepas kau dan aku sama-sama menjadi Sang Pemenang, kita tetap sama, kau dan aku semakin menunjukan kita sebenarnya. Ini bukan hari perayaan dimana kamu menyatakan cinta. Tapi ini tentang aku yang tengah mengenang tanggal yang sama, saat kali pertama kita bertemu. 10°C Neglawangi saat ini, 12 Juli 2019

ACARA PENYAMBUTAN

Hari-hari menanti, Ilalang tetap menari seakan dunia miliknya. Tak ada yang berbeda dengan waktu. Hanya terkadang, manusia banyak egoisnya. Rindu yang ku tabung, semakin bertambah tatkala kuhitung waktu kembalinya. Rindu yang ku tabung, juga terkikis tatkala cerita lama tercium jua. Seharusnya pulangnya tak seperti ini. Menyambut baik dan saling memecahkan rindu. Bukan tidur dalam perasaan bersalah. Ya, Aku. Waktu tak salah. Hanya kita yang berulah .

CARA IZIN KE ORANGTUA UNTUK NAIK GUNUNG BAGI PEREMPUAN

Kamu perempuan? Tertarik buat mendaki? Pengen mendaki sama temen-temen tapi susah dapet izin dari orangtua? Yuuuupsss! Kamu senasib sama aku dulu 😂 Kata Mendaki memang akhir-akhir ini lagi tren di kalangan kaum muda niiih. Tapi enggak di telinga orangtua kita yaa. Hahaha Rupanya, mendaki masih jadi hal mengerikan bagi orangtua, yang terkhusus jika anaknya cewek. Apalagi jika membayangkan : Hutan, pohon rimbun, binatang buas Dulu, pas aku mulai seneng naik gunung tuuh susaaaah banget izinnya. Sampe 2 bulan tuh harus izin sebelum pemberangkatan. Dan dalam 2 bulan itupun, ortu ngasih izin terpaksa. Karna anak gadisnya udah mulai manyun manyun. Malah aku beberapa kali sempet boongin ortu buat pergi, tapiii sumpaaaah, rasanyaa gaenaakk banget! Jangan diikutiiin guys! Tapi akhirnya, ortu bisa ngasih izin. Terkhusus mamah. Nah looh, apaasih alasan orangtua aku ngizinin naik gunung? 1. Izin Izin mah nomer utama yakali girls? Ceritain ke ortu kamu sama siapa aja kamu p...

K E M B A L I

Kau kembali. Bukan padaku tapi pada perjalananmu. Lelahmu ceritamu. Cerita yang kan kau sampaikan selepas kau pulang. Padaku. Hijaunya, Indahnya, Sejuknya. Ah, aku iri tak bisa merasakannya bersamamu. Sampaikan diatas pasak bumi, jika aku tengah mendua dengan rutinitas yang membuatku ingin segera berbagi padamu. Duduk santai di pagi hari dan menanyakan bagaimana rasa kopi racikanku. Memiliki hobi yang sama itu ujian. Tak bisa melarang, karna tau nikmatnya. Membiarkan, namun khawatir. Saya takut , tapi saya yakin kamu akan baik-baik saja Petualanganmu selalu membawa cerita. Dan aku adalah saksi dimana kau bahagia atasnya. Kamu pergi untuk kembali. Untuk sekedar berbagi cerita, dan cinta. Pulangmu adalah harapan. Harapan agar petualanganmu selanjutnya, Aku ada disana. Harapan agar petualangmu selanjutnya, kita putus dan berubah status. See u next week, dear!

M A J U

Untuk maju dan berjuang, modal semangat adalah utama. Tak perlu kesana kemari mengemis agar kau di semangati. Yang setia akan selalu ada tanpa kau minta. Yang peduli akan ada walau sebatas ingin tau. Saat kau telah memiliki semangat itu, lakukan dan lampaui batasmu. Disana kau akan menemui dirimu yang sesungguhnya. Ketika kau sampai dititik itu, ingatlah jika perjuangan akan selalu dan tak mungkin berhenti. Dibatas apapun, kecuali jika Tuhan telah mengajakmu pulang. Semangatku, kau, dan mereka tak sama. Ada yang santai, ada yang gesit. Ada yang merayap, ada yang lari. Ada yang bermimpi dulu, ada yang langsung berjalan. Hargai setiap semangat yang berbeda itu. Boleh jadi kau lambat diantara yang cepat. Yang cepat akan lelah, dan kau baru menemukan alasan untuk lebih cepat. Kau berubah, dunia berubah, namun waktu tak an pernah. Semangat untukku, mu, dan mereka. Yang tengah berjuang untuk alasan dan cara yang berbeda❤ You are stronger!Yosh!