ACARA PENYAMBUTAN
Hari-hari menanti,
Ilalang tetap menari seakan dunia miliknya.
Tak ada yang berbeda dengan waktu.
Hanya terkadang, manusia banyak egoisnya.
Rindu yang ku tabung, semakin bertambah tatkala kuhitung waktu kembalinya.
Rindu yang ku tabung, juga terkikis tatkala cerita lama tercium jua.
Seharusnya pulangnya tak seperti ini.
Menyambut baik dan saling memecahkan rindu.
Bukan tidur dalam perasaan bersalah. Ya, Aku.
Waktu tak salah.
Hanya kita yang berulah .
Komentar
Posting Komentar